Saturday, December 19, 2015

Tips Presentasi Efektif Untuk Guru


presentasi-guru

Ada satu ungkapan menarik pernah disampaikan oleh Anis Baswedan dalam di TEDx Jakarta tentang guru.
Ia mengatakan:
Di Indonesia jika kita berbicara soal pendidikan ada seribu satu masalah. Banyak sekali masalah.
Tetapi bila kita perhatikan lebih jauh, siapa yang sebenarnya, senyatanya memiliki efek untuk memajukan pendidikan, mencerdaskan anak-anak. Guru, dibalik soal sistem, undang-undang, seminar yang berderet, guru berdiri di depan kelas, dia yang senyatanya yang mencerdaskan anak-anak.
Begitu kita melihat guru, kita lihat di Indonesia realitinya distrubusi guru tidak merata, kualitas guru rendah.
Ada satu kalimat yang ingin saya garis bawahi dari ungkapan Anis Baswedan tersebut yaitu tentang kualitas guru rendah.
Rendahnya kualitas guru ini meliputi banyak hal salah satunya adalah masalah cara mengajar atau cara presentasi yang cenderung tidak menarik alisa membosankan.
Di sini saya tidak bermaksud mendeskreditkan semua guru di Indonesia. Karena saya percaya sudah banyak guru yang memiliki kualitas mengajar yang baik atau cara presentasi yang baik.

 
Hanya saja untuk guru-guru yang masih bermasalah dengan cara presentasi saat mengajar, ada baiknya perlu mengembangkan keterampilan ini dengan segera. Supaya kegiatan belajar mengajar menjadi lebih efektif dan menyenangkan bagi siswa, yang mana pada akhirnya akan membuat siswa lebih mudah memahami materi dan betah dalam mengikuti kegiatan pembelajaran.
Lantas bagaimana tips presentasi efektif untuk guru dalam mengajar?
Untuk melihat jawabannya, silakan Anda simak ulasan lengkapnya.

1. Melakukan Persiapan

Bicara persiapan maka kita akan bicara tentang persiapan materi, persiapan madia dan alat presentasi serta  metode pembelajaran lain pendukung presentasi.
Kita akan bahas satu persatu tentang beberapa hal di atas.

Mempersiapkan materi.
Mempersiapkan materi pembelajaran bagi seorang guru hukumnnya mutlak.
Persiapan ini harus dimulai dengan menetapkan tujuan pembelajaran Anda. Karena tanpa tujuan pembelajaran yang jelas presentasi Anda akan bias.
Setelah tujuan sudah anda susun, selanjutanya silakan susun materi Anda sesuai tujuan, sesuai waktu, tersetruktur dengan baik dan mengandung muatan isi yang dapat anda kredible.

Mempersiapkan media dan alat presentasi pembelajaran
Jika materi Anda sudah siap, selanjutnya persiapkan media dan alat presentasi yang Anda butuhkan.
Terkait dengan media presentasi ada beberapa macam, ada slide powerpoint, whiteboard, alat peraga atau flipchart.
Pilih mana media yang paling cocok untuk materi Anda.
Tapi apapun media yang Anda gunakan pastikan Anda juga bisa menggunakan mereka denga baik.
Khusus untuk slide, jangan gunakan slide yang jadul dan membosankan, tapi gunakan slide yang efektif dan menarik perhatikan.
Download => panduan lengkap cara membuat desain slide yang menarik dan komunikatif
Kemudian terkait dengan alat presentasi  sebagai guru Anda juga harus bisa mempersiapkan leptop atau komputer dengan baik, bisa menggunakan laser pointer atau remote presentasi dan menggunakan LCD Proyektor.

Mempersiapkan metode pendukung
Dalam ilmu pengajaran, presentasi adalah salah satu dari sekian banyak cara yang bisa dilakukan pendidik untuk mentransfer informasi pelajaran kepada siswa.
Itu artinya presentasi bukan satu-satunya metode yang bisa Anda gunakan.
Hal ini harus Anda pahami dengan baik. Karena ada kalanya metode presentasi harus dikolaborasikan dengan metode lain, misalnya presentasi plus tanya jawab, presentasi plus diskusi atau presentasi plus demonstrasi.
Karena itulah selain penguasaan ilmu presentasi, Anda juga harus mempersiapkan metode-metode lain untuk dikolaborasikan supaya siswa lebih mudah memahami materi pembelajaran dengan baik.
Catatan:
Cara-cara di atas bisa digunakan sebagai dasar untuk menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran.

2. Menyampaikan materi dengan baik

Dalam hal ini ada salah satu keterampilan yang harus dikuasai yaitu public speaking.
Sudah bukan rahasia lagi, kalau di negara ini masih banyak guru-guru yang tidak menguasai ilmu public speaking dengan baik.
Hal ini terbukti dengan masih banyaknya guru yang berbicara tidak lancar, banyak bergumam, monoton, tidak menggunakan body language saat berbicara, berbicara sambil duduk di kursi, berbicara sambil membaca buku atau membaca slide presentasi.
Tentunya sebagai guru hal ini tidak boleh terjadi.
Mengapa?
Karena jika seorang guru menguasai ilmu public speaking, sudah dapat dipastikan suasana kelas akan sangat garing, membosankan dan membuat kantuk. Jika sudah seperti ini maka mustahil siswa akan memahami materi dengan baik.
Karena itulah Anda sebagai guru harus menguasai ilmu public speaking dengan baik. Anda harus bisa membuka presentasi dengan baik, mengoptimalkan penggunaan bahasa verbal dan bahasa tubuh serta dapat menutup presentasi dengan kesimpulan dan call to action yang jelas.
Khusus untuk pembukaan presentasi dalam proses pembelajaran ada beberapa teknik yang bisa Anda terapkan antara lain:
Pertama, menjelaskan maksud dan tujuan
Dalam dunia pembelajaran kita mengenalnya dengan istilah apersepsi.
Di sini tigas guru adalah menjelaskan tentang topik apa yang akan Anda bahas serta tujuan yang diharapkan.
Kedua, melakukan review topik pembelajaran sebelumnya.
Cara ini juga sangat baik untuk membuka presentasi dalam proses pembelajaran. Terlebih untuk materi pembelajaran yang belum terlesesaikan di pertemuan sebelumnya. Dengan demikian siswa akan mengingat kembali apa dan sampai di mana materi pada pertemuan sebelumnya.
Ketiga, melakukan ice breaking
Untuk presentasi di siang hari atau di jam-jam akhir pelajaran tidak ada salahnya Anda mencoba membuka presentasi Anda dengan ice breaking.
Alasannya sederhana, karena pada siang hari umumnya siswa sudah lelah, konsentrasi mereka untuk belajar sudah mulai menurun. Di saat itulah mereka butuh suasana yang lebih segar dan menyenangkan. Dan ice breaking adalah salah satu cara yang baik untuk melakukannya.
Iulah tadi teknik-teknik sederhana membuka presentasi dalam proses pembalajaran.
Sedangkan untuk teknik pembukaan presentasi yang lain, seperti menggunakan cerita, kutipan atau yang lain bisa Anda gunakan jika memang materi pelajaran Anda cocok untuk teknik-teknik tersebut.

3. Mengelola kelas dengan baik

Untuk bisa membuat audiens benar-benar mengikuti pembalajaran dengan baik, guru tidak bisa hanya sekedar mentransfer informasi, tapi lebih dari itu guru juga harus mampu mengelola kelas dengan baik.
Beberapa contoh sederhana teknik pengelolaan kelas yang bisa Anda lakukan antara lain adalah dengan bergerak mendekati siswa, mempersilakan siswa mengajukan pertanyaan terhadap materi yang belum dimengerti, atau bisa juga dengan memberikan pertanyaan spontan untuk menguji pemahaman siswa terhadap materi.

Kesimpulan

Intinya untuk bisa menampilkan presentasi dengan baik dan mudah dimengerti seorang guru harus melakukan tiga hal.
Pertama, melakukan persiapan dengan baik. Dalam tahap ini guru harus menetapkan tujuan pembelajaran, menyusun materi sesuai tujuan, sesuai waktu terstruktur dan mengandung muatan isi yang kredible. Kemudian harus mempersiapkan media visual dan alat presentasi yang digunakan serta metode pendukung yang bisa dikolaborasikan.
Kedua, menyampaikan materi dengan baik dan mudah dimengerti. Dalam tahap ini guru harus bisa menyampaikan materi dengan ilmu public speaking yang baik
Ketiga, mampu mengelola kelas dengan baik.
Demikianlah tips presentasi efektif untuk guru.
Silakan Anda praktekkan, jadilah guru inspiratif untuk mengantarkan peserta mencapai masa depan yang labih baik.

Sumber: http://www.ronapresentasi.com/tips-presentasi-efektif-untuk-guru/
Comments
0 Comments

No comments: