Friday, February 26, 2016

SEPOTONG ROTI MENYATUKAN KEBERSAMAANKU


     Sudah beberapa tahun pernikahanku. Pahit getirnya pernikahan susah, senang duka dan bahagia dilalui sama-sama. Dalam benak kita, apalah arti sepotong roti, yang hanya berguna sebagai pengisi perut kosong di saat lapar.. Namun berbeda yang sudah ku rasakan, aku tinggal di rumah istriku, yang orang tuanya bekerja di luar kecamatan, sementara dirumah ditempati oleh aku, istriku dan kedua adiknya yang masih bersekolah di Bangku SD dan MTs.
     Suatu ketikan istriku bawaannya selalu marah-marah, bukan denganku tapi dengan adiknya sendiri yang duduk di sekolah SD. Pada waktu itu Istriku sedang Hamil 8 bulan, mungkin sudah bawaannya kali ya. Hehehe.....  terus terang aku memang tak suka mendengar orang marah-marah apalagi sampai ketelinggaku. Ciyeeeee... Bukan apa-apa sih, selain aku tak suka mendengar orang marah-marah, apalagi yang marah Istriku bahkan sedang hamil, yaaaahhhh tentu saja aku paling gak suka, takutnya yang di dalam perut dengar, dan anak yang lahir dan besar nantinya juga bisa marah-marah kayak ibu nya. Iiiihhh Ogah ach. Naudzubillah....
Lanjuuuuuttttttt.....

     Karena terlalu sering mendengar istriku sering marah-marah, aku sudah tak tahan mendengarnya dan langsung membentak Istriku. Istriku mendengarku membentakknya dan dia langsung berdiam. Diam bukan apa-apa sih, mungkin kaget atau bahkan marah juga dengan sikapku.

     Singkat cerita, Sudah beberapa hari Istriku tak bertegur sapa denganku, aku sih dengan santai saja menyikapinya, tapi lama kelamaan bosan juga akhirnya. Hahahahaha.....

Dalam hati aku berpikir “apaaaaaaa yang harus aku lakukan dan perbuat agar Istriku bis menegurku lagi”. Pikir dan berpikir lagi tetap tak ketemu jawabannya. Namun suatu hari,,, Istriku membeli sepotong roti, dan pada waktu itu aku pengen banget makan roti itu... Ya sudahlah aku coba berbicara untuk meminta sepotong roti yang disisakan dan akhirnya.... aku bisa berbicara dan bertegur sapa dengan istriku lagi.


Pesan Untuk kawan-kawan Sayangilah orang yang ada didekat anda, perlakukanlah dengan bijak.

Terimakasih.....
 
Comments
2 Comments

2 comments:

selimut said...

akur lagi berkat sepotong roti ^_^

Bahyudin Nor said...

iya. akur lagi. hehehehe.....